Wednesday, October 1, 2014

Evolusi Sistem Operasi

Seperti halnya manusia, sistem operasi (OS) yang kita miliki dan kita pakai saat ini tentunya tidak langsung muncul dalam bentuk yang sudah sebagus sekarang. Ya, OS juga mengalami sebuah evolusi. Mulai dari jaman tanpa OS, awal terciptanya OS, hingga evolusi - evolusi yang dilakukan dengan tujuan menambal kekurangan - kekurangan yang dimiliki para OS pendahulunya. Akan ada 4 masa evolusi OS yang akan saya bahas disini, yaitu :

  1. Serial Processing.
  2. Simple Batch System.
  3. Multiprogramming Batch System
  4. Time Sharing System


  1. Serial Processing (1940 - 1950)

    Pada periode ini, bisa dibilang merupakan jaman "kegelapan" bagi dunia perkomputeran. Mengapa demikian? karena pada jaman ini, belum ditemukannya/dibuat sistem operasi. Jadi bisa dibayangkan, pada jaman ini semua komputer yang ada diseluruh dunia dioperasikan tanpa sebuah sistem operasi. Mungkin yang bisa kita bayangkan hanya layar hitam dan angka - angka biner yang kita operasikan. Pada jaman ini, sebuah komputer masih berjalan dengan sebuah console yang terdiri dari lampu sebagai indikator, toogle switch, input devices (seperti card reader, dll) serta printer.

    Masalah dan kekurangan utama dari sistem ini adalah masalah penjadwalan yang prosesnya masih manual serta masalah pada set up timenya, dimana pada sistem ini, proses yang dilakukan masih serial (lurus), sehingga, apabila terdapat sebuah proses yang gagal, maka seluruh proses akan dilakukan dari awal lagi.

  2. Simple Batch System (1950 - 1960)

    Munculnya sebuah software yang bernama "Monitor" (bukan layar monitor), menandakan dimulainya jaman sistem simple batch. Monitor berfungsi untuk mengatur serta mamantau aktifitas proses yang akan atau sedang dilakukan oleh komputer secara otomatis. Dimana software ini, berhasil mengatasi salah satu masalah utama yang ada pada jaman sebelumnya (serial processing system). Proses penggunaan software monitor adalah : pertama, operator memasukkan daftar job dalam bentuk punch card, setelah itu monitor akan mengatur antrian job dan secara otomatis menjalankannya. Setelah proses selesai, program akan mengembalikan kontrol ke monitor.

    Sistem ini bukan tanpa cacat. Beberapa masalahnya antara lain :

    • Memory Protection

      Masih leluasanya akses semua user terhadap seluruh bagian memori, termasuk memori dari software Monitor sendiri. Sehingga, sering terjadi error pada sistem komputer.

    • Privilaged Instruction

      Software Monitor serta seluruh user masih memiliki hak istimewa untuk melakukan perintah apapun terhadap komputer.

    • Interupt

      Dapat terjadi interupsi sewaktu-waktu.

    • Time

      Karena masih menggunakan proses serial, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proses masih sangat besar.

  3. Multiprogramming Batch System (1960 - 1970)

    Ciri khas dari sistem ini adalah pemanfaatan prosesor yang lebih maksimal. Bagaimana maksudnya? Terkadang, sebuah prosesor akan berhenti bekerja untuk beberapa hal seperti menunggu input user, dan lainnya. Pada sistem sebelumnya, momen ini tetap berlangsung karena sistem pemrosesan yang masih serial. Nah, pada sistem multiprogramming batch, momen "diamnya" prosesor dimanfaatkan untuk melakukan proses lain yang tidak bergantung pada proses yang sedang dijalankan. Sehingga, prosesor akan terus bekerja dan konsumsi waktu untuk mengerjakan seluruh proses akan berkurang.

  4. Time Sharing System

    Pada sistem ini, digunakan pula sistem multiprogramming. Hanya saja setiap job yang dikerjakan oleh prosesor, dibatasi waktu pengerjaannya. Contohnya, apabila terdapat sebuah proses yang infinite loop, pada sistem sebelumnya, program akan terus berjalan kecuali dihentikan oleh user. Tetapi pada sistem ini, program tersebut akan diberikan alokasi waktu khusus sehingga apabila program tersebut sudah melewati batas waktunya, program tersebut akan otomatis dihentikan.

    Namun, sistem ini (yang dipakai hingga sekarang) bukan tanpa cacat pula. Beberapa kekurangnya adalah masih bebasnya sebuah job dalam pengaksesan memori, kurangnya proteksi terhadap file system maupun kurang efektifnya pembagian sumber daya.

0 comments:

Post a Comment